Ketua DPC PDIP Kolaka Tanggapi Pernyataan Kery Konggoasa: Cara Untuk Dekati Nama Besar LA

Ketua DPC PDIP Kolaka
Ketua DPC PDIP Kolaka Drs. Suasana HM (Ket Foto: Istimewa)

Terkini.id, Kolaka – Pernyataan Kery Saiful Konggoasa, Ketua MPP Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Tenggara (Sultra) yang menyebut nama Lukman Abunawas publik, Rabu 29 Juli 2020.

Menanggapi hal tersebut Ketua DPC PDIP Kolaka Drs. Suasana HM mengatakan apa yang disetujui Kery adalah cara dia untuk mengatrol posisi tinggi dia, memanggil nama besar Lukman Abunawas yang hari ini sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Sultra, yang juga adalah Wakil Gubernur Sultra.

“Pernyataan itu adalah pernyataan siapa yang berlawanan setelah Lukman Abunawas menjadi ketua DPD PDI Perjuangan Sultra,” kata Suasana.

Ia menambahkan DPC PDI Perjuangan Kolaka melihat Kery dalam aktualisasi yang ternyata malah mengurangi simpati publik, pernyataan Kary Konggoasa itu merupakan pertentangan dalam kondisi tidak stabil pasca muswil PAN di Kendari sehingga ia mengeluarkan pernyataan layaknya bukan sebagai pemimpin.

“Pernyataan itu adalah pernyataan yang menunggu kewenangan, pergulatan Pilgub masih lama bos, saya rasa Kary ada yang mengandalkan Lukman. Abunawas pengangkutan sebagai ketua DPD PDI Perjuangan Sultra,” bebernya.

Posisi dia sebagai bupati, apa kira-kira obsesi dia yang tersembunyi dalam pikiran Kery sehingga terlalu dini berbicara tentang Pilgub.

Saat ini, Ketua DPD PDIP Sultra Lukman Abunawas masih fokus untuk menyelesaikan amanahnya sebagai Wakil Gubernur Sultra.

“Dia adalah tokoh Sultra yang sudah teruji mengisi rangkaian sejarahnya di dunia yang telah ditetapkan perpolitikan Sultra. Menurut saya Kery mungkin lupa diri bahwa LA ada di balik keberhasilan dia menjadi bupati Konawe,” tutupnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Munas Kosgoro, DPD II Kendari Tunggu Sikap DPW

Fitran Terpilih Jadi Ketua DPC Permahi Kendari Periode 2020-2022, Bakal Lebih Progres

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar