Penolakan 500 TKA Pemprov Sultra, HMI Kendari Sinyalir Ada Upaya Pengalihan Perhatian Dana Covid

Terkini.id, Kendari – Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Sulkarnain, mendesak Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) agar transparan dan segera menggunakan anggaran Covid-19 untuk masyarakat.

Ketua Umum HMI Cabang Kendari, Sulkarnain menuturkan anggaran kurang lebih 400 miliar adalah milik masyarakat Sulawesi Tenggara yang penggunaannya untuk penanganan Covid-19, Minggu, 17 Mei 2020.

“Anggaran kurang lebih 400 miliar yang sudah disepakati adalah uang masyarakat, jangan disembunyikan dan penggunaannya harus tepat sasaran,” ujar Sulkarnain kepada Kendari Terkini.

Baca Juga: Sylva Indonesia, Gelar Aksi Menuntut Pimpinan PT SBP ditangkap

Ia menduga ada potensi tidak tepat sasaran dalam penggunaan anggaran besar untuk penanganan Covid-19.

“Saya hanya tidak ingin masyarakat tidak merasakan anggaran besar itu yang memang disiapkan untuk penanganan Pandemi ini nanti tidak tepat sasaran lagi,” ungkapnya.

Baca Juga: Diduga Memalsukan SKAB dan Tidak Memiliki IPPKH, Sekjend Sylva Indonesia,...

Mantan Kabid PAO HMI Cabang Kendari itu menegaskan bahwa pemerintah Sultra tidak berupaya untuk mengalihkan issu anggaran penanganan Covid-19 dengan rencana kedatangan 500 TKA asal China di Morosi, Kabupaten Konawe.

“Kami sangat berharap Gubernur dan Ketua DPRD Sultra tidak ada upaya untuk mengalihkan perhatian masyarakat dengan komentar penolakan 500 TKA, yaa saya agak taulah sedikit skenario itu,” tegasnya.

Pihaknya berjanji akan terus mengawal anggaran ratusan miliar itu agar tepat sasaran.

Baca Juga: PT Roshini Tidak Memiliki Perpanjangan IPPKH, Sylva Indonesia Bakal Gelar...

“Kami berkomitmen akan terus mengawal penggunaan dana bantuan Covid-19 untuk rakyat agar tepat sasaran,” tutupnya.

Bagikan