Peduli Terhadap Mahasiswa, UHO Bagikan Paket Sembako Kepada Mahasiswa yang Terdampak Covid-19

Terkini.id, Kendari – Universitas Halu Oleo (UHO) memberikan bantuan 365 paket sembako kepada mahasiswa terdampak Covid-19.

Pemberian bantuan itu dilakukan oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni (WR III), untuk diserahkan ke mahasiswa melalui Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Halu Oleo (UHO) di depan Rektorat UHO, Kamis, 14 Mei 2020.

Nur Arafah selaku Wakil Rektor III menjelaskan bahwa tujuan dari pemberian bantuan ini untuk meringankan beban mahasiswa UHO yang tidak mudik karena himbauan pemerintah akibat dampak dari Pandemi Covid-19

Baca Juga: Prof Muhammad Zamrun Unggul Suara Terbanyak di Tahap Penyaringan Pilrek...

“Tujuannya yaitu membantu meringankan beban mahasiswa UHO yang tidak mudik karena himbauan pemerintah akibat karena dampak dari pandemi Covid-19,” tuturnya kepada Kendari Terkini.

Arafah melanjutkan, sasaran bantuan ini adalah mahasiswa UHO aktif yang tidak mudik namun orang tuanya berada di luar Kendari (daerah).

Baca Juga: Aliansi Mahasiswa UHO Nilai Isu Plagiat untuk Kepentingan Pilrek

“Sasaran bantuan adalah mahasiswa UHO aktif yg tidak mudik namun orang tuanya berada diluar kendari (daerah)”, lanjutnya.

Bantuan paket ini terselenggara atas bantuan Bapak Rektor UHO kerjasama dengan Pengurus BEM UHO untuk didistribusikan kepada mahasiswa yang telah didata dan diverifikasi sebelumnya oleh Tim mahasiswa dari pengurus BEM.

“Bantuan paket ini terselenggara atas bantuan Bapak Rektor UHO yang bekerjasama dengan BEM UHO dan akan didistribusikan kepada mahasiswa yang telah didata oleh pengurus BEM UHO,” ungkap Arafah.

Baca Juga: Panitia Pilrek Umumkan Tahapan dan Syarat Calon Rektor UHO

Ditempat yang sama, Pandyi Priyono selaku Ketua BEM UHO, menjelaskan mekanisme penyaluran dilakukan secara terpusat dan nanti para mahasiswa calon penerima yang ada dalam data kami akan informasikan mengenai lokasi dan waktunya.

“Mekanisme penyaluran yang kami siapkan dilakukan secara terpusat jadi kami akan membuka posko untuk lokasi penerimaan sembako, nanti para mahasiswa calon penerima yang ada dalam data kami akan informasikan mengenai lokasi dan waktunya,” jelas Pandyi.

Untuk menghindari kerumunan kami akan menerapkan sistem gelombang agar pembagian ini berjalan dengan efektif.

“Untuk menghindari adanya kerumunan kami akan menerapkan sistem gelombang, jadi contoh misalkan dalam gelombang 1 rance waktunya dari pagi sampai siang itu sekian orang yang mengambil terus selanjutnya seperti itu,” tutup Pandyi.

Bagikan