Badko HMI Sultra : HMI Lebih Baik Fokus Edukasi Covid-19, Dibanding Bahas PAW Partai

Terkini.id, Kendari – Publik Sulawesi Tenggara baru saja dibuat gaduh dengan adanya narasi siapa sosok yang pantas untuk menggantikan atau penggantian antar waktu (PAW) posisi Almarhum Drs. H. Imran, Anggota DPR RI Dapil Provinsi Sulawesi Tenggara di Senayan.

Baca Juga: HMI : Antara Mati dan Solusi di Tengah Pandemi Covid-19

Sekretaris Umum Badan Koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sulawesi Tenggara, Andi Baso A. Haq, ikut geleng-geleng kepala dengan beredarnya narasi itu, terlebih lagi mencatut nama HMI, Senin, 6 April, 2020, pagi.

“Heran saya, ada Kader HMI yang dengan gagahnya menggunakan nama besar HMI membicarakan hal-hal yang dapat mengganggu independensi organisasi dan marwah Himpunan”, kata Abas, sapaan akrabnya.

Baca Juga: Pandemi Memperlihatkan Bagian Terlemah Pendidikan Kita

Founder SDG’s South East Sulawesi ini juga menegaskan, harusnya kader tetap menjaga independensi HMI dan tidak perlu terlalu jauh membicarakan PAW partai.

“HMI tidak masuk dalam ranah PAW yang notabene adalah hak internal partai itu sendiri”, tegasnya.

Lanjutnya, apalagi saat ini baik keluarga maupun masyarakat masih dalam suasana berduka setelah kehilangan almarhum.

Baca Juga: Peduli Terhadap Sesama, Alumni MTsN Konawe Bagikan Puluhan Paket Sembako...

“Sebelumnya, saya juga turut berduka cita atas meninggalnya salah satu Tokoh Sulawesi Tenggara, Bapak H. Imran”, lanjutnya.

Ia pun mengajak aktivis HMI yang ada di Sulawesi Tenggara untuk berperan aktif menangani virus ini, apalagi Kota Kendari sudah menjadi Local Transmission penyebaran Covid-19.

“Tanpa mengurangi nalar kritis teman-teman, lebih baik kita fokus pada komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) terkait Covid-19 ke masyarakat”, tandas Ketua Satgas Pemuda Covid-19 Prov. Sulawesi Tenggara.

Bagikan