Konutara Sultra : Ratusan Perusahaan Tambang di Sultra Wajib Berkontribusi Terhadap Penanganan Covid-19

Terkini.id, Kendari – Provinsi Sulawesi Tenggara tidak sedang dalam kondisi baik saat ini, hal tersebut terjadi sejak merebaknya wabah virus Corona (Covid 19).

Kebijakan pemerintah yang menghimbau kepada seluruh warga masyarakat untuk tetap berdiam diri dirumah, berdampak besar terhadap penurunan penghasilan dan sulitnya masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokok mereka, serta membuat roda perekonomian daerah menjadi lesu dan lambat. Hal tersebut mengundang ragam komentar, salah satunya datang dari Presidium Konsorsium Nasional Pemantau Tambang dan Agraria (Konutara) Sulawesi Tenggara (Sultra).

Koordinator Wilayah (Korwil) Konutara, Muh. Andriyansah Husein, mengungkapkan terdapat lebih kurang 390 (Tiga Ratus Sembilan Puluh) Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang ada di Jazirah Sultra, tapi sampai hari ini belum 5% yang berkontribusi dalam membantu penanganan wabah virus Corona (Covid 19), Kamis 2 April 2020, sore.

Baca Juga: DPP PPP Bakal Kukuhkan Marsda TNI Purnawirawan H. Laode Barhim...

“Lebih kurang 390 IUP tambang yang tersebar di jazirah Sulawesi Tenggara, tetapi sampai hari ini baru beberapa perusahaan saja yang turut serta berkontribusi terhadap penanganan virus Corona (Covid 19)”, ungkapnya.

Lanjutnya, ia mempertanyakan asas manfaat keberadaan perusahaan-perusahaan tambang yang ada di Sultra.

Baca Juga: DPW Sultra HKHPI Ajak untuk Sukseskan Munas KADIN di Kendari

“Lantas asas manfaat dari perusahaan-perusahaan tambang itu apa ?, jangan hanya mau menggeruk sumber daya alam saja, kemudian apatis dengan persoalan-persoalan yang sedang dihadapi masyarakat Sultra hari ini”, tambahnya.

Sejalan dengan itu, Sekretaris Jenderal Konutara, Muh. Gilang Anugrah, mengatakan agar perusahaan tambang bertindak kreatif dan berkontribusi untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat terutama yang paling merasakan dampak adanya wabah Covid-19.

“Para pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) ini harus kreatif lah, jangan tunggu disoroti dulu baru bergerak. Selain itu, seharusnya para Pengusaha Tambang yang beroperasi di Sulawesi tenggara bisa berkontribusi membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat yang saat ini memilih tinggal dirumah, khususnya masyarakat yang bermukim dilingkar tambang masing-masing”, tegasnya, Kamis 2 April 2020.

Baca Juga: Dinas Kehutanan Sultra Nyatakan Izin PT. Tiran Lengkap

Ia menambahkan bahwa situasi sekarang tidak bisa dianggap sepele, masyarakat yang memilih tetap dirumah harus menjadi perhatian terutama dalam memenuhi kebetuhan sehari-hari mereka.

“Situasi saat ini bukan situasi yang biasa, mayoritas masyarakat memilih untuk tetap dirumah saja, artinya kebutuhan pokok mereka tidak mampu lagi terpenuhi sehingga perlu diperhatikan”, tambahnya.

Presidium Konutara Sultra menghimbau kepada seluruh investor atau pemegang IUP yang melakukan operasi produksi pertambangan di Sulawesi Tenggara agar dapat berkontribusi dengan membantu meringankan beban masyarakat yang memilih tinggal dirumah mengikuti instruksi pemerintah pusat dan daerah terutama pemenuhan kebutuhan pokok.

Bagikan